Tehnik penyemaian bibit tanaman hidroponik - Wong Cipendok

Tehnik penyemaian bibit tanaman hidroponik

Banyak Tehnik penyemaian bibit tanaman hidroponik yang bisa di lakukan,hingga benih tumbuh berkecambah dan berdaun.Pada dasarnya prinsip penyemaian sama seperti penyemaian bibit pada tehnik konvensional,hanya saja dalam tehnik penyemaian hidroponik jauh lebih bersih,pertumbuhan seragam dan lebih cepat dalam proses pembenihan.
tehnik penyemaian bibit tanaman hidroponik
Tehnik penyemaian



Berikut beberapa cara allternatif untuk penyemaian bibit tanaman

1.Cara penyemaian bibit menggunakan media rocwool

Media tanaman yang satu ini berbahan bebatuan,umumnya kombinasi dari batuan basalt, batu kapur, dan batu bara yang telah melalui proses pembakaran hingga 1600 derajat celcius hingga meleleh seperti lava,dalam keadaan mencair ini, batuan tersebut disentrifugal membentuk serat-serat. Setelah dingin, kumpulan serat ini dipotong dengan ukuran yang sesuai dengan kebutuhan.

Cara yang satu ini termasuk cara yang banyak di gunakan  karena mampu menyerap banyak pupuk cair sekaligus udara yang membantu pertumbuhan akar dalam penyerapan unsur hara, mulai dari tahap persemaian sampai pada fase produksi.Berikut beberapa keungulan pemanfaatan rockwool sebagai media tanam yaitu:
  • Ramah lingkungan
  • Tidak mengandung patogen penyebab penyakit
  • Mampu menampung air hingga 14 kali kapasitas tampung tanah
  • Dapat meminimalkan penggunaan disinfektan
  • Dapat mengoptimalkan peran pupuk.



Cara penggunaaan rocwool sangat simpel,dengan memotong dengan ukuran persegi,misal 2x2 cm dan di lubangi tengahnya untuk menaruh biji tanaman.Basahi rockwool dengan air dan simpan di tempat yang gelap dan lembab,lakukan pengecekan agar bibit tidak mengalami kekeringan hingga berkecambah hingga benih berdaun dan siap di lakukan penjemuran dan pemindahan ke media tanam.

2.Cara penyemaian bibit menggunakan media arang sekam

Dengam media arang sekam,anda bisa membuatnya sendiri dengan kulit gabah yang di bakar atau di sangrai hingga hangus dan di ayak,dinginkan dan siram dengan air atau bisa membeli langsung di toko pertanian atau toko online.

Siapkan tray untuk tempat menaruh arang sekam hingga tebal 1-2 cm dan sebarkan benih dengan teratur dan tutup dengan arang sekam lagi hingga menutupi benih,basahi arang sekam dengan air hingga terlihat lembab dan simpan di tempat gelap,setelah berkecambah lakukan penjemuran dan penyiraman hingga benih siap di pindahkan ke media tanam.

3.Cara penyemaian bibit menggunakan media pasir

Cara penyemaian benih tanaman menggunakan media pasir tidak jauh berbeda dengan menggunakan media rocwool dan arang sekam,yaitu dengan menyiapkan tray untuk media pasir yang nantinya di tebarkan benih dan di siram air hingga lembab dan merata,kemudia tutup tray dengan plastik dan simpan di tempat gelap hingga benih berkecambah.Lakukan penjemuran seperti cara cara di atas tadi.

Lakukan perendaman biji tanaman yang sifatnya keras yang lama berkecambah dengan air hangat selama 30 menit - 1 jam atau lebih,tergantung kerasnya biji tanaman yang akan di semai,contohnya biji cabai,rendam dengan air hangat terlebih dahulu agar proses kecambah lebih cepat dalam tray semai.

4.Cara penyemaian bibit menggunakan kain fanel dan menggunakan kapas aquarium

Cara penyemaian yang ke empat yaitu menggunakan media kain fanel dan kapas aquarium,dua duanya bisa di gunakan untuk penyemaian bibit tanaman hingga menjadi kecambah.Caranya cukup basahi kain fanel atau kapas aquarium tersebut hingga lembab,tauruh biji tanaman dan lipat untuk menutupnya,kemudian simpan di tempat yang gelap dan lembab.Setelah tanaman berkecambah,bisa di lakukan proses pemindahan benih ke rocwool dan jangan sampai biji tanaman terbalik.Lakukan penjemuran dan penyiraman hingga benih berdaun dan siap untuk di pindahkan ke media tanam.

Cara di atas hanya sekedar rekomendasi untuk kemudahan dalam penyemaian benih,selamat mencoba.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel